markuatsuparmin@yahoo.co.id silahkan hubungi saya disini
kenapa harus itik/bebek, kok tidak ayam, puyuh, atau jenis unggas lainnya, memang berbagai alasan yang menguatkan telah saya paparkan pada artikel artikel sebelumnya, dan kini saatnya saya coba menulis tentang analisis keuntungan beternak itik, tentunya dengan harapan ini menjadi dasar pijakan untuk para peternak pemula dibidang ini. adapun analisis yang saya gunakan saat ini adalah dengan menggunakan patokan harga yang berlaku saat ini di daerah jombang-mojokerto jatim.
1. jika usaha ini dimulai dengan 200 ekor itik siap telur
2. asumsi harga itik siap telur 42 ribu/ ekor
3. umur itik sekitar 5 bulan
4. tanah yang digunakan adalah 100 m2 (milik sendiri)
5. pemeliharaan dilakukan selama 10 bulan
6. harga telur konsumsi 1200/butir
7. harga pakan racikan sendiri 2400/kg
8. tingkat kematian 2%
9. produktivitas rata- rata 70%
10.masa pakai kandang 5 tahun
11.penggunaan pakan yang baik per 100 ekor,16kg
12.gaji pegawai untuk 1 orang adalah 500 rb
13.harga itik afkir adalah 31 ribu/ekor
maka dengan asumsi diatas maka kita dapat memperhitungkan besarnya modal, biaya, serta keuntungan yang dikeluarkan maupun yang diperoleh dalam waktu 10 bulan, dengan rincian sebagai berikut:
A. INVESTASI
Untuk point ini investasi adalah kandang dan ternak, dan karena kita ketahui bersama bahwa kandang yang digunakan adalah kandang dengan keadaan tidak permanen maka daya tahannya hanya untuk 5 tahun dan biaya pembuatan kandang dengan bahan baku dari bambu dan atap dari asbes adalah sebesar Rp 6 juta dengan kapasitas 200 ekor itik. sedangkan untuk biaya ternak adalah 42.000,- X 200 adalah 8,400.000,-
jadi total ivestasi adalah 14.400.000,-
B. BIAYA OPERASIONAL
1.biaya penyusutan kandang 6 juta : 60 bulan = 100.000,-
2.penyusutan itik 200 ekor X (Rp 42.000,- dikurangi 31.000,-)= 2.200.000,- dibagi 10 bulan adalah 220.000,-
3.biaya pakan, 20 kg X Rp.2400,- X 30 hari = 1.440.000,-
4.gaji karyawan sebesar 600.000,-
total biaya operasional adalah Rp. 2.040.000,-
C. PENDAPATAN PERBULAN
dari penjualan telur itik perbulan dengan asumsi harga telur 1200 per butir dan kemampuan bertelur rata- rata 70% maka 70% X 200 X 1200 X 30 hari adalah Rp. 5.040.000,-
D. KEUNTUNGAN PER BULAN
keuntungan adalah total pendapatan perbulan dikurangi total biaya operasional
maka = 5.040.000 - 2.040.000,- = 3.000.000,-
jadi itulah sekedar analisis awal yang dapat saya berikan, paling tidak menunjukkan kepada para calon peternak itik, bahwasanya beternak itik sangat menguntungkan asalkan standard pakan, kandang dan pemeliharaannya terpenuhi. perhitungan diatas dapat berubah sesuai dengan kondisi dilapangan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar